ANALISIS PEMBIAYAAN MACET PADA BPRS MITRA AGRO USAHA

Main Article Content

Rahma Aulia Nazwa
Noorikha Pandayahesti Saputri
Eki Tiyas Nurulia

Abstract

Non-performing financing (NPF) is one of the main challenges faced by Islamic Rural Banks (BPRS), including BPRS Mitra Agro Usaha Lampung. This issue arises from various external and internal factors. External factors include economic conditions, government policies, and natural disasters, while internal factors involve suboptimal credit analysis and weak monitoring of customers. High levels of non-performing financing can disrupt the bank's financial stability and reduce customer trust in Islamic financial institutions. Therefore, effective handling strategies that align with Sharia principles are crucial. The purpose of this study is to analyze the factors causing non-performing financing, evaluate the handling mechanisms implemented by BPRS Mitra Agro Usaha Lampung, and assess their compliance with Sharia principles. This research uses a descriptive qualitative method with data collected through interviews, observations, and documentation. The results show that the handling strategies include issuing warning letters, conducting discussions (musyawarah) with customers, restructuring financing, sealing collateral, and auctioning collateral as a last resort. These strategies align with Sharia principles, emphasizing justice, transparency, and the prohibition of riba. However, the NPF rate at BPRS Mitra Agro Usaha Lampung remains relatively high, at 11%, indicating the need for improved risk analysis, regular monitoring, and the development of an early warning system to detect potential risks sooner

Article Details

Section
Articles

References

Andi, S. (2017). Bank & Lembaga Keuangan Syariah.

Astuti, E. P., & Ilmiah, D. (2022). Implementasi Kebijakan Countercyclical Covid-19 Dalam Mitigasi Risiko Pembiayaan Bermasalah. JPS (Jurnal Perbankan Syariah), 3(2), 115–128. https://doi.org/10.46367/jps.v3i2.783

Fakhrurozi, M., Warsiyah, W., Saputeri, N. P., & Pratama, A. (2021). Cash Waqf: An Innovation in Mobilizing the Potential of Waqf, 3–8. https://doi.org/10.4108/eai.18-11-2020.2311706

Halimah, N. (2020). Program Studi Ekonomi Syariah, 2022.

Khairunisa, M. (2020). Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Pada Bank Syariah. ISLAMIC BUSINESS and FINANCE, 1(1), 79–102. https://doi.org/10.24014/ibf.v1i1.9368

Meriyati, M., & Hermanto, A. (2021). Sosialisasi Sejarah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Kepada Alumni Pondok Al-Iman Yang Berada Di Palembang. AKM: Aksi Kepada Masyarakat, 1(2), 43–52. https://doi.org/10.36908/akm.v1i2.187

Nurhaida. (2020). Mengukur Fungsi Sosial Dalam Perkembangan Produk Qardhul Hasan Pada Perbankan Syariah Indonesia, 1, 123–149.

Pasien, P., & Studi, H. (2024). 3 1,2,3, 4(01), 2020–2025.

Rahmany, S. (2017). Sistem Pengendalian Internal dan Sistem Manajemen Risiko Pembiayaan Pada Bank Syariah. Journal of Chemical Information and Modeling, 6(2), 193–222.

Sutan, S. R. (2014). Perbankan Syariah.

Syahrial, M. A., & Sarkum, S. (2024). Analisis Strategi Manajemen Pemasaran Pembiayaan dalam Mengatasi Permbiayaan Murabahah Bermasalah. JAMAK: Jurnal Aplikatif …, 01(02), 64–72. Retrieved from https://ejournal.sumutberbudi.or.id/ojssb/index.php/jamak/article/view/38%0Ahttps://ejournal.sumutberbudi.or.id/ojssb/index.php/jamak/article/download/38/14

Turmudi, M. (2016). Manajemen Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Pada Lembaga Perbankan Syariah. Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi Dan Bisnis Islam, 1(1), 95. https://doi.org/10.31332/lifalah.v1i1.477

Warsiyah, W., Luviadi, A., Huwaina, M., & Fakhrurozi, M. (2023). Pemberdayaan Umkm Melalui Optimasi Media Digital Pada Komunitas Inkusi (Inovasi Kewirausahaan Syariah). AKM: Aksi Kepada Masyarakat, 4(1), 135–142. https://doi.org/10.36908/akm.v4i1.838

Abdullah, F., & Gunadi, E. (2021). "Analisis Penanganan Pembiayaan Bermasalah pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS)." Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 8(2), 105-118.

Putri, A. R., & Hidayat, S. (2020). "Strategi Penanganan Pembiayaan Macet di Bank Syariah Menggunakan Metode Rescheduling dan Restructuring." Jurnal Manajemen Keuangan Syariah, 5(1), 45-60.

Wijayanti, R., & Arifin, Z. (2018). "Peran Tim Remedial dalam Penanganan Pembiayaan Bermasalah pada Perbankan Syariah." Journal of Islamic Banking and Finance, 4(2), 150-164.

Nasution, M. I., & Azizah, A. (2017). "Efektivitas Mediasi sebagai Solusi Alternatif dalam Penanganan Pembiayaan Macet di Perbankan Syariah." Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 9(1), 120-135.

Amalia, R., & Zainuddin, A. (2016). "Evaluasi Kebijakan Pembiayaan Bermasalah pada BPRS: Pendekatan Syariah dan Konvensional." Journal of Financial Management and Islamic Economics, 3(1), 75-90.

Rahmawati, L., & Fauzi, A. (2015). "Analisis Pembiayaan Macet dan Dampaknya Terhadap Kinerja Keuangan BPRS." Jurnal Keuangan Syariah Indonesia, 6(2), 200-218.

Susanti, D., & Hadi, M. (2021). "Analisis Penanganan Pembiayaan Bermasalah dengan Metode Restrukturisasi pada BPRS." Jurnal Ekonomi Islam dan Keuangan Syariah, 9(2), 200-215.

Fauzan, I., & Zainuddin, A. (2017). "Analisis Risiko Pembiayaan pada BPRS dan Upaya Penanganannya." Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 8(2), 180-195.

Pratama, R., & Fadhilah, A. (2020). "Strategi Penurunan Non-Performing Financing di Bank Syariah: Studi Kasus pada BPRS." Jurnal Manajemen Syariah Indonesia, 12(3), 140-155.

Mulyadi, H., & Wahyudi, I. (2019). "Evaluasi Efektivitas Tim Remedial dalam Mengatasi Pembiayaan Macet pada Perbankan Syariah." Islamic Financial Journal, 5(1), 110-125.

Rizki, A., & Sari, D. (2018). "Pendekatan Hukum dalam Penyelesaian Pembiayaan Macet di Bank Syariah." Journal of Islamic Law and Finance, 7(4), 220-235.