Penerapan Cinema Therapy Serial Anime Naruto dalam Meningkatkan Nilai Prososial Siswa MI At-Taufiqiyah Bluto Sumenep

Main Article Content

Sitti Khotijah
Karima Wulan

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses penerapan cinema therapy serial anime Naruto dalam meningkatkan nilai prososial siswa MI At-Taufiqiyah Bluto. Penelitian ini bermula karena adanya sikap prososial siswa yang kurang optimal sehingga kurang konsisten dalam bersikap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara secara mendalam dengan kepala sekolah, BK kesiswaan, wali kelas IV A, dan 10 siswa kelas IV A; observasi partisipan selama proses penerapan cinema therapy, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajiyan data, penarikan kesimpulan) dengan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerapan cinema therapy dilaksanakan melalui tahap pengarahan, tahap pemilihan film, dan tahap penugasan pekerjaan rumah. Hasil penelitian setelah therapy: sikap siswa yang lebih peduli terhadap teman yang mengalami kesulitan, sikap kerja sama serta saling mendukung dalam kegiatan kelompok, dan semangat pantang menyerah untuk terus belajar. Dengan demikian, cinema therapy dapat dijadikan salah satu alternatif layanan Bimbingan dan Konseling yang inovatif dan efektif dalam menanamkan nilai prososial siswa Madrasah Ibtidaiyah.

Article Details

How to Cite
Sitti Khotijah, & Karima Wulan. (2026). Penerapan Cinema Therapy Serial Anime Naruto dalam Meningkatkan Nilai Prososial Siswa MI At-Taufiqiyah Bluto Sumenep. CONS-IEDU, 6(1), 153-164. https://doi.org/10.51192/cons.v6i1.2715
Section
Articles

References

Adriyani, S., Wicaksono, H., & Sulthoni, A. (2024). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Metode Cinematherapy untuk Meningkatkan Self-Efficacy pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2020 Universitas PGRI Banyuwangi.

Astuti, H., & Kurnia, F. H. (2019). Makna Pesan Moral dalam Serial Kartun Naruto Shippuden: Analisis Semiotika Roland Barthes.

Auvisena, A. U., Faiz, A., & Aeni, K. (2021). Studi Literatur: Analisis Pengaruh dan Upaya Pengembangan Nilai Perilaku Prososial pada Siswa Sekolah Dasar.

Fatchurrozaq, I. K. (2025). Analisis Pendidikan Islam dalam Film Naruto: Refleksi Nilai-Nilai Akhlak dan Etika, 6(1).

Fatmawati, M., Sudiyana, B., & Purbosari, P. M. (2021). Nilai-Nilai Karakter pada Buku Siswa Sekolah Dasar Tema Keluargaku: Perspektif Fungsi Komunikatif, 3(1).

Kartika Sari, A. P., Prihartanti, N., & Uyun, Z. (2020). Teknik Sinema Edukasi untuk Meningkatkan Empati pada Siswa SMP Pelaku Perundungan. Psychopolytan: Jurnal Psikologi, 4(1), 39–48. https://doi.org/10.36341/psi.v4i1.1284

Maghfira, E. R., & Lathifah, M. (2023). Efektivitas Cinematherapy dalam Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Self-Efficacy Akademik Siswa. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 13(2), 135–146. https://doi.org/10.25273/counsellia.v13i2.17283

Mubarak, M. A. (2022). Cinematherapy dalam Islam.

Rijali, A. (2019). Analisis Data Kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81–95. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374

Riyani, A. A., & Marzuki, M. (2025). Nilai Moral dalam Serial Kartun Naruto Shippuden dan Relevansinya sebagai Sumber Belajar Pendidikan Pancasila Kurikulum Merdeka. Agora, 13(4). https://doi.org/10.21831/agora.v13i4.22409

Sari, R. P., Utami, S., & Rufaidah, A. (2023). Peningkatan Perilaku Prososial Santri melalui Cinematherapy.

Setiawan, D., & Aditama, D. (2023). Nilai Moral pada Dialog dalam Serial Anime Naruto Shippuden: Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure. Magenta: Official Journal STMK Trisakti, 7(2), 1112–1120. https://doi.org/10.61344/magenta.v7i02.104

Suwanto, I., & Nisa, A. T. (2017). Cinema Therapy sebagai Intervensi dalam Konseling Kelompok.

Tamsil, I. S. (2022). Pesan Pantang Menyerah dan Ikhlas melalui Teknik Sinematografi pada Film Nusa The Movie 2021.

Wiyono, D. (2021). Kerjasama Tim dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan di Akademi Sekretari dan Manajemen Ariyanti.