Pengaruh Adversity Quotient terhadap Kecemasan Karir pada Mahasiswa Semester Akhir dalam Menghadapi Dunia Kerja di Universitas Al Azhar Indonesia
Main Article Content
Abstract
Career anxiety in facing the world of work is a feeling of anxiety, worry or stress that individuals feel when going to enter the world of work which in this study is experienced by final semester students from universities. This study aims to look at the relationship between adversity quotient and career anxiety in facing the world of work in final semester students. The subject selection method uses purposive sampling with quantitative research methods, and instruments in the form of Likert scales. Sampling was taken from the final semester students of Al Azhar University Indonesia, with 111 final semester students as respondents. This study uses simple linear regression analysis. The results showed that the level of adversity quotient was in the moderate category with a percentage of (77.48%) and career anxiety was also in the moderate category with a percentage of (64.86%). The regression coefficient value R2 is 0.108 or 10.8%, with a significance value of 0.00 <0.05, so it can be interpreted that adversity quotient affects career anxiety. This study suggests that educational institutions provide programs that can increase students' adversity quotient, to help reduce career anxiety and prepare themselves to face the world of work.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
CONS-IEDU memberikan akses terbuka kepada siapa saja sehingga informasi dan temuan dalam artikel ini bermanfaat bagi semua orang. Konten artikel jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, mengikuti creative commons license yang digunakan.

CONS-IEUD: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Baruch, Y. T. A.-T. T.-. (2004). Managing careers: Theory and practice. FT Prentice Hall.
Greenberger, & Padesky. (2016). Manajemen Pikiran. Kaifa.
Stoltz, G. P. (2007). Adversity Quotient: Mengubah Hambatan Menjadi Peluang (Alih bahasa: Hermaya T.). PT Grasindo.
Eny Usmawati, M. P. (2019). Konsep Dasar Pilihan Karir Berdasarkan Teori Holland. Artikel Teori Karir Holland – PPPPTK Penjas dan BK.
Isnaini, Nur, D., Psikologi, F., & Muhammadiyah, U. (2015). Kecemasan pada pengangguran terdidik. Jurnal Indigenous, 13(1), 39–50.
Khasanah, K., & Sayekti, S. (2020). Gambaran kematangan karir mahasiswa tingkat akhir Universitas Ivet. Al-Mudarris, 3(2), 113–124.
Noviyanti, A. (2021). Dinamika kecemasan karir pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Pendidikan, 3(2), 1–23.
Susilarini, T. (2022). Kecemasan menghadapi dunia kerja ditinjau dari self-efficacy dan jenis kelamin. Jurnal Ikraith Humaniora, 6(1), 88–93.
Wan, Yasmami, & Rizky. (2020). Kematangan karir dan kecemasan karir menghadapi dunia kerja. Jurnal Psikologi Mandala, 7(1).
Agusta, Y. N. (2014). Hubungan orientasi masa depan dan daya juang terhadap kesiapan kerja. Psikoborneo, 2(3), 133–140.
Azhari, T. R., & Mirza, M. (2016). Regulasi diri dan kecemasan menghadapi dunia kerja. Mediapsi, 2(2), 23–29.
Daniels, L. M., et al. (2011). Relieving career anxiety and indecision. Social Psychology of Education, 14(3), 409–426.
Fotaleno, F., & Batubara, D. S. (2024). Fenomena kesulitan Generasi Z mendapatkan pekerjaan. Jurnal Syntax Admiration, 5(8), 3199–3208.
Handaru, A. W., et al. (2015). Membangun intensi berwirausaha melalui adversity. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 17(2), 155–166.
Harahap, I. D., & Pranungsari, D. (2020). Konsep diri dan adversity quotient. Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan, 2(1).
Hasanah, S. U., & Azizah, S. N. (2021). Personal attributes, AQ, dan self-efficacy. JIMMBA, 3(4), 817–838.
Baruch, Y. T. A.-T. T.-. (2004). Managing careers: Theory and practice. FT Prentice Hall.
Greenberger, & Padesky. (2016). Manajemen Pikiran. Kaifa.
Stoltz, G. P. (2007). Adversity Quotient: Mengubah Hambatan Menjadi Peluang (Alih bahasa: Hermaya T.). PT Grasindo.
Eny Usmawati, M. P. (2019). Konsep Dasar Pilihan Karir Berdasarkan Teori Holland. Artikel Teori Karir Holland – PPPPTK Penjas dan BK.
Isnaini, Nur, D., Psikologi, F., & Muhammadiyah, U. (2015). Kecemasan pada pengangguran terdidik. Jurnal Indigenous, 13(1), 39–50.
Khasanah, K., & Sayekti, S. (2020). Gambaran kematangan karir mahasiswa tingkat akhir Universitas Ivet. Al-Mudarris, 3(2), 113–124.
Noviyanti, A. (2021). Dinamika kecemasan karir pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Pendidikan, 3(2), 1–23.
Susilarini, T. (2022). Kecemasan menghadapi dunia kerja ditinjau dari self-efficacy dan jenis kelamin. Jurnal Ikraith Humaniora, 6(1), 88–93.
Wan, Yasmami, & Rizky. (2020). Kematangan karir dan kecemasan karir menghadapi dunia kerja. Jurnal Psikologi Mandala, 7(1).
Agusta, Y. N. (2014). Hubungan orientasi masa depan dan daya juang terhadap kesiapan kerja. Psikoborneo, 2(3), 133–140.
Azhari, T. R., & Mirza, M. (2016). Regulasi diri dan kecemasan menghadapi dunia kerja. Mediapsi, 2(2), 23–29.
Daniels, L. M., et al. (2011). Relieving career anxiety and indecision. Social Psychology of Education, 14(3), 409–426.
Fotaleno, F., & Batubara, D. S. (2024). Fenomena kesulitan Generasi Z mendapatkan pekerjaan. Jurnal Syntax Admiration, 5(8), 3199–3208.
Handaru, A. W., et al. (2015). Membangun intensi berwirausaha melalui adversity. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 17(2), 155–166.
Harahap, I. D., & Pranungsari, D. (2020). Konsep diri dan adversity quotient. Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan, 2(1).
Hasanah, S. U., & Azizah, S. N. (2021). Personal attributes, AQ, dan self-efficacy. JIMMBA, 3(4), 817–838.
Lubis, N. S., & Nasution, M. I. P. (2023). Perkembangan teknologi informasi. KOHESI, 1(12), 41–50.
Muhdi Agung, Q. A., et al. (2023). Kecemasan karir mahasiswa sarjana dan vokasi. Jurnal Psikologi, 1(3).
Muqaramma, R., et al. (2022). Kecemasan karir mahasiswa tingkat akhir. Sultra Educational Journal, 2(1), 28–33.
Pool, L. D., & Sewell, P. (2007). Graduate employability model. Education and Training, 49(4), 277–289.
Priastiwi, D., & Handayani, H. (2022). Analisis tingkat pengangguran terbuka. EKOMBIS REVIEW, 10(2), 159–169.
Rachmady, T. M. N., & Aprilia, E. D. (2018). AQ dan kecemasan kerja freshgraduate. Journal Psikogenesis, 6(1), 54–60.
Santo, A. T., & Alfian, I. N. (2021). Dukungan sosial dan kecemasan kerja. BRPKM, 1(1), 370–378.
Tsai, C. T., et al. (2017). Career anxiety scale development. Journal of Hospitality and Tourism Education, 29(4), 158–165.
Verma, S., et al. (2017). EQ dan AQ. IOSR Journal of Business and Management, 19(1).
Abidin, R. M. (2021). Pengaruh adversity quotient terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Dewanda, F. (2019). Hubungan adversity quotient dengan kecemasan menghadapi dunia kerja.
Rahmadhani, A. (2018). Hubungan self-efficacy dan adversity quotient dengan kecemasan kerja mahasiswa tingkat akhir.
Yunita. (2013). Kepercayaan diri dan kecemasan menghadapi dunia kerja.
Cahyani, N. (2022). Strategi coping stress mahasiswa menghadapi kecemasan karir (studi kasus).
DataIndonesia.id (2022). Angka konsumsi ikan RI naik (sumber web pendukung).