PENGARUH QIRA’AT SAB’AH DALAM PENAFSIRAN AL-QUR’AN (TELAAH AYAT-AYAT TAHARAH)

Isi Artikel Utama

Zacaria Safic Rachman
Akhmad Alim
Hafiz Taqwa

Abstrak

Penelitian ini mengkaji pengaruh qira'at sab'ah terhadap penafsiran Al-Qur'an dengan menitikberatkan pada ayat-ayat yang berkaitan dengan taharah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa perbedaan qira'at dalam Al-Qur'an tidak hanya berkaitan dengan ragam bacaan, tetapi juga berpotensi memengaruhi pemahaman terhadap makna ayat serta implikasi hukum yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan qira'at memengaruhi penafsiran serta menjelaskan bentuk pengaruh qira'at sab'ah terhadap penafsiran ayat-ayat taharah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer diperoleh dari kitab-kitab tafsir yang membahas qira'at, di antaranya Jami' al-Bayan karya al-Tabari dan al-Jami' li Ahkam al-Qur'an karya al-Qurtubi. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari berbagai buku dan artikel jurnal yang berkaitan dengan kajian qira'at dan tafsir. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman qira'at sab'ah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penafsiran ayat-ayat taharah, khususnya QS. al-Baqarah ayat 222, QS. an-Nisa' ayat 43, dan QS. al-Ma'idah ayat 6. Perbedaan qira'at pada ayat-ayat tersebut menghasilkan variasi pemahaman makna yang berdampak pada perbedaan dalam proses istinbat hukum fikih, seperti ketentuan bersuci setelah haid, penafsiran makna bersentuhan dengan perempuan dalam kaitannya dengan batalnya wudu, serta perbedaan pemahaman mengenai membasuh dan mengusap kaki dalam wudu. Dengan demikian, perbedaan qira'at memiliki implikasi terhadap penafsiran Al-Qur'an, khususnya dalam memahami ayat-ayat hukum yang berkaitan dengan taharah.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Zacaria Safic Rachman, Akhmad Alim, & Hafiz Taqwa. (2026). PENGARUH QIRA’AT SAB’AH DALAM PENAFSIRAN AL-QUR’AN (TELAAH AYAT-AYAT TAHARAH). Al-Mubin; Jurnal Ilmiah Islam, 9(2), 202-2015. https://doi.org/10.51192/almubin.v9i2.2558
Bagian
Articles

Referensi

Ad-Dani, Abu Amr, At-Taisir fi Qira’at as-Sab’ah. Arab Saudi: Daralandaloss, 2015

Alim, Akhmad, Tafsir Pendidikan Islam. Depok: Indie Publishing, 2014

Al-Qaththan, Manna’. Pengantar Studi Ilmu Al-Qur’an. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2005.

Al-Qosimi, Mahasin at-Ta’wil. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 1997.

Al-Qurthubi, Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an. Kairo: Dar al-Hadist, 2002.

Ash-Shabuni, Ali. Tafsir Ayat al-Ahkam. Beirut: Dar al-Qur’an al-Karim, 2004.

Asy-Syinqithi, Adwa’ al-Bayan. Beirut: Dar al-Fikr, 1995.

Ath-Thabari, Jami’ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 1999.

At-Tirmidzi, Sunan at-Tirmidzi. Riyadh: Maktabah al-Ma’arif li al-Nasyr wa al-Tauzi’, 1417 H.

Awaludin, Nur Ramdani, “Dampak Ragam Qiraat Terhadap Penafsiran Al-Qur’an.” Skripsi, Institut PTIQ Jakarta, 2022.

Az-Zarqani, Manahil al-‘Irfan fi ‘Ulum al-Qur’an. Kairo: Dar al-Hadits, 2001.

Az-Zuhaili, Wahbah, Tafsir al-Munir. Damaskus: Dar al-Fikr, 1998.

Dzulkifli, I., dan A. Bahori, “Peranan Qiraat dalam Pentafsiran al-Qur’an.” Jurnal Hadhari 8, no. 1 (2016).

Hasan, Abdur Rokhim, Qira’at Al-Qur’an dan Tafsirnya. Jakarta: Yayasan Alumni PTIQ, 2020.

Hasbiyallah, Perbandingan Madzhab. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, 2012.

Irham, M, “Implikasi Perbedaan Qiraat terhadap Penafsiran Al-Qur’an.” Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir 5, no. 1 (2020).

Iskandar, Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Gaung Persada, 2009.

Khairunnas Jamal Afriadi Putra, Pengantar Ilmu Qiraat. Yogyakarta: Kalimedia, 2000.

Khoirotun Nisa, “Ragam Qiraat dalam Tafsir (Kajian Tafsir Al-Munir Karya Syekh Nawawi al-Bantani).” Skripsi, Jakarta, 2020.

Lasmana, N., dan F. Nurrahman, “Implikasi Perbedaan Qiraat dalam Menetapkan Istinbath Hukum.” AT-Taisir: Journal of Indonesian Tafsir Studies 6, no. 1 (2025).

Malihah, Niswatul, “Pengaruh Qira’at terhadap Penafsiran Al-Qur’an: Telaah Surat Al-Fatihah.” At-Tahfizh 1 (2020).

Masyhudzulhak, Memahami Penulisan Ilmiah dan Metodologi Penelitian. Bengkulu: LPPS, 2012.

Mawardi, An-Nukat wa al-‘Uyun. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.

Mestika Zed, Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2008.

Muhammad bin Ismail, Shahih al-Bukhari. Dar at-Tashil Markaz al-Buhuts wa Taqniyah al-Ma’lumat, 1433 H.

Ni’mah, S. N., dan M. Najib, “Telaah Penggunaan Manhaj Qira’at al-Mufassirah terhadap Perbedaan Qira’at dalam Juz ‘Amma.” Al-Itqan 9, no. 1 (2023).

Nor, W. H. W. M., M. A. Ishak, A. H. Baharudin, dan M. S. S. Hasan, “Pengaruh Qiraat terhadap Pembentukan Hukum dalam Mazhab al-Syafie.” Dalam 3rd Muzakarah Fiqh & International Fiqh Conference (3rd MFIFC), 2017.

Prastowo, Andi, Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011.

Putera, Nusa, Penelitian Kualitatif: Proses dan Aplikasi. Jakarta: Indeks, 2011.

Rasjid, Sulaiman, Fiqh Islam. Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2013.

Roihan Nasution, Qira’at Sab’ah Khazanah Bacaan Al-Qur’an: Teori dan Praktik. Medan: Perdana Publishing, 2019.

Sari, dan Manafe, “Analisis Kebutuhan Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan CV. Kayu Mas Surabaya.” Jurnal Trisna Riset, 2021.

Sarwat, Ahmad, Ilmu Qiraat. Jakarta: Rumah Fiqih Publishing.

Semiawan, Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakteristik, dan Keunggulannya. Jakarta: Grasindo, 2010.

Subhi as-Shalih, Membahas Ilmu-Ilmu Al-Qur’an. Jakarta: Pustaka Firdaus, 2004.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2016.

Umam, Muhammad Imamul, “Ahruf Sab’ah dan Qiraat.” Jurnal al-Irfani 2, no. 1 (2019).

Widayati, R, “Peran Qira’at dalam Menafsirkan Ayat-Ayat Al-Qur’an.” Al-Tadabbur 7, no. 2 (2022).