PENGGUNAAN SUMBER BELAJAR VARIATIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN PAI DI KELAS XII SMA SWASTA YAYASAN PERGURUAN KELUARGA PEMATANG SIANTAR

Isi Artikel Utama

Ahmad Al Qory
Tarmizi Ninoersy

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang disebabkan oleh penggunaan sumber belajar yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas penggunaan sumber belajar variatif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas XII SMA Swasta Yayasan Perguruan Keluarga Pematang Siantar. Instrumen penelitian meliputi angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa dari 49,3% pada pra tindakan menjadi 59,7% pada siklus I dan meningkat menjadi 70,15% pada siklus II. Dengan demikian, penggunaan sumber belajar variatif terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model implementasi sumber belajar variatif secara terintegrasi dalam pembelajaran PAI melalui siklus Penelitian Tindakan Kelas, yang belum banyak dikaji secara komprehensif pada penelitian-penelitian sebelumnya yang cenderung fokus pada satu jenis media secara terpisah. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi guru dan sekolah dalam merancang strategi pembelajaran PAI yang lebih variatif, interaktif, serta terfokus pada peningkatan minat dan keterlibatan belajar siswa.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Qory, A. A., & Ninoersy, T. (2026). PENGGUNAAN SUMBER BELAJAR VARIATIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN PAI DI KELAS XII SMA SWASTA YAYASAN PERGURUAN KELUARGA PEMATANG SIANTAR. Al-Mubin; Jurnal Ilmiah Islam, 9(2), 87-103. https://doi.org/10.51192/almubin.v9i2.2884
Bagian
Articles

Referensi

Almulla, M. A. (2023). Constructivism learning theory: A paradigm for students’ critical thinking, creativity, and problem solving to affect academic performance in higher education. Cogent Education, 10(1), 2172929. https://doi.org/10.1080/2331186X.2023.2172929

Djamarah, S. B. (2019). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Fredricks, J. A., Blumenfeld, P. C., & Paris, A. H. (2004). School engagement: Potential of the concept, state of the evidence. Review of Educational Research, 74(1), 59–109.

Hidayat, A. (2022). Pengaruh media pembelajaran digital terhadap minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(2), 45–52.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2018). The Action Research Planner. Singapore: Springer.

Kelly, M. L., Yeigh, T., & Hudson, S. (2024). Secondary teachers’ beliefs about the importance of teaching strategies that support behavioural, emotional and cognitive engagement in the classroom. Social Sciences & Humanities Open, 9, 100891.

Mayer, R. E. (2024). The past, present, and future of the cognitive theory of multimedia learning. Educational Psychology Review, 36(1), Article 8. https://doi.org/10.1007/s10648-023-09842-1

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks: Sage Publications.

Mulyasa, E. (2021). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Partnership for 21st Century Learning. (2019). Framework for 21st Century Learning. Retrieved from http://www.battelleforkids.org

Pratiwi, R. (2023). Pemanfaatan sumber belajar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran PAI. Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 60–70.

Putra, A. (2022). Penggunaan sumber belajar variatif dalam meningkatkan keaktifan siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 80–90.

Rahmawati, D. (2021). Strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 85–92.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2017). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. New York: Guilford Publishing.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860.

Sanjaya, W. (2018). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sardiman. (2018). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Slameto. (2019). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Smaldino, S. E., Lowther, D. L., & Russell, J. D. (2019). Instructional Technology and Media for Learning. Boston: Pearson.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Trianto. (2019). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Trilling, B., & Fadel, C. (2018). 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times. San Francisco: Jossey-Bass.

Wulandari, S. (2021). Pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Modern, 6(2), 95–105.