DINAMIKA SIBLING RIVALRY PERILAKU SOSIAL PADA ANAK USIA DINI DALAM KONTEKS KELUARGA DENGAN PERBEDAAN JARAK USIA SAUDARA: PENDEKATAN STUDI KASUS

Isi Artikel Utama

Abstrak

Sibling rivalry merupakan fenomena umum dalam keluarga dengan lebih dari satu anak yang dapat memengaruhi perkembangan sosial anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika sibling rivalry serta implikasinya terhadap perilaku sosial anak usia dini dalam konteks keluarga dengan perbedaan jarak usia saudara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal pada satu keluarga inti yang terdiri dari dua anak perempuan berusia 8 tahun dan 5 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan orang tua, dan dokumentasi terkait perkembangan sosial anak. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sibling rivalry muncul dalam bentuk persaingan memperoleh perhatian orang tua, konflik verbal saat bermain, dan kecemburuan terhadap kepemilikan benda. Perbedaan jarak usia memengaruhi pola interaksi, di mana anak yang lebih tua cenderung dominan, sedangkan anak usia dini menunjukkan respons emosional yang lebih intens. Temuan ini menunjukkan bahwa sibling rivalry tidak selalu berdampak negatif, tetapi dapat menjadi sarana pembelajaran sosial apabila dikelola melalui pola asuh yang responsif dan pendampingan yang tepat

Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

Anto. (2025). Perkembangan anak usia dini dalam konteks sosial keluarga. Jakarta: Penerbit Pendidikan.

Ardiansyah. (2023). Metodologi penelitian kualitatif dalam studi kasus pendidikan. Bandung: Refika Aditama.

Baumrind, D. (1991). The influence of parenting style on adolescent competence and substance use. Journal of Early Adolescence, 11(1), 56–95.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development. Harvard University Press.

Budi. (2024). Perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Cahyono. (2023). Interaksi keluarga dan perkembangan anak. Surabaya: Airlangga Press.

Darmawan. (2025). Pola asuh dan pembentukan karakter anak. Malang: UMM Press.

Dewi. (2025). Dinamika keluarga dalam perkembangan anak. Jakarta: Prenada Media.

Dunn, J. (2014). Sibling relationships. Routledge.

Erlina. (2024). Sibling rivalry dalam perkembangan anak. Bandung: Alfabeta.

Fadli. (2023). Psikologi perkembangan anak usia dini. Jakarta: Kencana.

Febriani. (2024). Teknik dokumentasi dalam penelitian pendidikan. Yogyakarta: Deepublish.

Fikri. (2023). Analisis tematik dalam penelitian kualitatif. Malang: Universitas Negeri Malang Press.

Fauzi. (2025). Pendekatan studi kasus dalam penelitian sosial. Jakarta: Rajawali Pers.

Gustina. (2025). Perilaku sosial anak usia dini. Surakarta: UNS Press.

Handayani. (2023). Observasi dalam penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Hidayat. (2023). Dinamika keluarga dan perkembangan anak. Jakarta: Kencana.

Indrawati. (2025). Metode triangulasi dalam penelitian kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Indriani. (2024). Perkembangan sosial anak usia dini. Malang: UIN Press.

Jensen, A. (2021). Parental fairness and sibling conflict in early childhood. Child Development Research, 45(2), 120–135.

Johan. (2025). Perilaku agresif pada anak usia dini. Bandung: Rosda.

Kartika. (2026). Pengasuhan anak dalam perspektif modern. Jakarta: Gramedia.

Katz, L. F., et al. (2020). Promoting prosocial behavior in early childhood. Developmental Psychology, 56(3), 450–462.

Kurniawan. (2023). Teknik pengumpulan data kualitatif. Yogyakarta: Deepublish.

Lestari. (2024). Psikologi keluarga dan hubungan saudara. Jakarta: Prenada Media.

Mahendra. (2024). Pendekatan penelitian pendidikan anak. Malang: UM Press.

Maulana. (2023). Analisis data kualitatif. Bandung: Alfabeta.

McHale, S. M., et al. (2016). Sibling relationships and parenting processes. Annual Review of Psychology, 67, 129–156.

Nugroho. (2025). Etika penelitian sosial. Yogyakarta: Gava Media.

Nuraini. (2025). Teori perkembangan anak. Jakarta: Kencana.

Oktaviani. (2024). Studi kasus dalam pendidikan anak usia dini. Bandung: Refika Aditama.

Prabowo. (2025). Triangulasi dalam penelitian kualitatif. Yogyakarta: Deepublish.

Pratama. (2024). Interaksi sosial anak usia dini. Surabaya: Airlangga University Press.

Putra. (2023). Psikologi keluarga. Jakarta: Rajawali Pers.

Putri. (2026). Perkembangan sosial anak dalam keluarga. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rahman. (2025). Wawancara dalam penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Ramadhan. (2023). Studi kasus dalam penelitian pendidikan. Jakarta: Kencana.

Santoso. (2024). Ekologi perkembangan anak. Malang: UM Press.

Santrock, J. W. (2018). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Education.

Sanjaya. (2024). Analisis data penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Saputra. (2023). Metode wawancara penelitian sosial. Yogyakarta: Deepublish.

Setiawan. (2024). Penyajian data penelitian kualitatif. Malang: UM Press.

Sari. (2025). Perilaku anak dalam keluarga. Jakarta: Kencana.

Sutrisno. (2024). Metodologi penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Utami. (2024). Pola asuh dalam keluarga modern. Jakarta: Prenada Media.

Wibowo. (2024). Interaksi sosial anak dalam keluarga. Surabaya: Airlangga Press.

Yuliana. (2025). Penelitian kualitatif pendidikan anak. Yogyakarta: Deepublish.

Zahra. (2025). Etika penelitian dan perlindungan anak. Bandung: Refika Aditama.

Zulkarnain. (2023). Penarikan kesimpulan dalam penelitian kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.